![]() |
| \ |
Oleh Dia.
Aku melihat bintang, Bersinar menerangi pekatnya malam,
Ahh andai saja aku bisa jadi seperti bintang, Membantu malam menerangi bumi.
Mengapa aku yang dipilih? Dipilih untuk pikul beratnya ujian,
Adakah Dia tidak sayang aku? Membebani aku dengan seberat-berat ujian?
Sedang aku leka termenung, Hujan turun dengan lebatnya,
Ah!!! Ujian lagi,
Aku biarkan diriku dibasahi hujan, Aku tempuh 'Ujian' itu.
Hujan sudah berhenti,
Baguslah, aku mampu redah 'ujian' kali ini,
Aku benci ujian,
Tiba-tiba muncul pelangi, Hati aku jadi damai,
Tenang, Ohh Ada hikmah rupanya 'ujian' tadi,
'ujian' itu beri aku hadiah,
Hadiah yang amat Indah.
________________________________________________________________________
Ya, Allah uji tanda Dia sayang,
Makin Allah sayang,
Makin bnyak ujiannya.
Jangan risau,
Allah bayar nanti,
Bayar dengan syurga.
"Apalah sangatkan ujian di dunia, nak dibandingkan dengan nikmatnya syurga?"
Bila kau ditimpa dengan ujian,
Pujuklah hati kau,
"Qawiyy Ya Qalbie, Allah sayang aku"
Kau kuat, sebab tu Allah uji kau,
Ingat, Allah tak akan uji hambaNya kalau hambaNya tak mampu.
Bersyukur dgan Setiap ujian, Jangan mengeluh,
Allah sayang kau. *Wipe your tear

No comments:
Post a Comment